TUGAS 1 Jelaskan jenis-jenis Audit, seperti audit
internal, audit system informasi, audit kecurangan (fraud), audit eksternal,
audit keuangan.
- Audit Internal
Adalah suatu fungsi penilaian independen yang dibuat
dalam suatu organisasi dengan tujuan menguji dan mengevaluasi berbagai kegiatan
yang dilaksanakan organisasi. Tujuan audit internal adalah untuk membantu
manajemen organisasi dalam memberikan pertanggungjawaban yang efektif. Menurut
Sukrisno Agoes (2004:221), internal audit (pemeriksaan intern) adalah
pemeriksaan yang dilakukan oleh bagian internal audit perusahaan, baik terhadap
laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan, maupun ketaatan terhadap
kebijakan manajemen puncak yang telah ditentukan dan ketaatan terhadap
peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan dari ikatan profesi yang berlaku.
Peraturan pemerintah misalnya peraturan di bidang perpajakan, pasar modal,
lingkungan hidup, perbankan, perindustrian, investasi dan lain-lain.
Ketentuan-ketentuan dari ikatan profesi misalnya standar akuntansi keuangan.
- Audit sistem
informasi
Adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti – bukti
untuk menentukan apakah sistem komputer dapat mengamankan aset, memelihara
integritas data, dapat mendorong pencapaian tujuan organisasi secara efektif
dan menggunakan sumberdaya secara efisien”. Ron Weber (1999,10) mengemukakan
bahwa audit sistem informasi adalah : ” Information systems auditing is the
process of collecting and evaluating evidence to determine whether a computer
system safeguards assets, maintains data integrity, allows organizational goals
to be achieved effectively, and uses resources efficiently”.
- Fraud auditing
atau audit kecurangan
Adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan
dalam transaksi-transaksi komersial. Untuk dapat melakukan audit kecurangan
terhadap pembukuan dan transaksi komersial memerlukan gabungan dua
keterampilan, yaitu sebagai auditor yang terlatih dan kriminal investigator.
Sebelum kita bahas lebih lanjut ada baiknya kita bahas dulu mengenai kecurangan
itu sendiri. Kecurangan (fraud) perlu dibedakan dengan kesalahan (Errors).
Kesalahan dapat dideskripsikan sebagai “Unintentional Mistakes” (kesalahan yang
tidak di sengaja). Kesalahan dapat terjadi pada setiap tahapan dalam
pengelolaan transaksi terjadinya transaksi, dokumentasi, pencatatan dari
ayat-ayat jurnal, pencatatan debit kredit, pengikhtisaran proses dan hasil
laporan keuangan. Kesalahan dapat dalam banyak bentuk matematis. Kritikal, atau
dalam aplikasi prinsip-prinsip akuntansi. Terdapat kesalahan jabatan atau
kesalahan karena penghilangan / kelalaian, atau kesalahan dalam interprestasi
fakta. “ Commission ” merupakan kesalahan prinsip (error of principle), seperti
perlakuan pengeluaran pendapatan sebagai pengeluaran modal. Sedangkan “
Omission ” berarti bahwa suatu item tidak dimasukkan sehingga menyebabkan
informasi tidak benar.
- Audit eksternal
Pada businessdictionary audit
external diartikan sebagai audit yang dilakukan oleh badan(independent)
eksternal yang memenuhi syarat-syarat. Yang bertujuan untuk menentukan antara
lain, apakah catatan akutansi itu akurat dan lengkap, apakah disusun sesuai
dengan ketentuan PSAK, dan apakah laporan yang disiapkan dari data menyajikan
posisi keuangan dan hasil usaha keuangan secara wajar.
Pada pengertian lain yaitu:
“External Audit is a periodic examination
of the books of account and records of an entity carried out by an independent
third party (the auditor), to ensure that they have been properly maintained,
are accurate and comply with established concepts, principles, accounting
standards, legal requirements and give a true and fair view of the financial
state of the entity.”
Another External Audit Definition is:
An external audit is a review of the
financial statements or reports of an entity, usually a government or business,
by someone not affiliated with the company or agency. External audits play a
major role in the financial oversight of businesses and governments because
they are conducted by outside individuals and therefore provide an unbiased opinion.
External audits are commonly performed at regular intervals by businesses, and
are typically required yearly by law for governments.
Audit Eksternal adalah pemeriksaan berkala
terhadap pembukuan dan catatan dari suatu entitas yang dilakukan oleh pihak
ketiga secara independen (auditor), untuk memastikan bahwa catatan-catatan
telah diperiksa dengan baik, akurat dan sesuai dengan konsep yang mapan,
prinsip, standar akuntansi, persyaratan hukum dan memberikan pandangan yang
benar dan wajar keadaan keuangan badan.
· Audit keuangan adalah
audit terhadap laporan keuangan suatu entitas (perusahaan
atau organisasi) yang akan menghasilkan pendapat (opini) pihak ketiga mengenai
relevansi, akurasi, dan kelengkapan laporan-laporan tersebut.
Audit keuangan umumnya dilaksanakan
oleh kantor akuntan publik atau akuntan
publiksebagai auditor independen dengan berpedoman pada standar profesional akuntan publik.
Siapa yang melakukan audit manajemen.
Audit manajemen dpat dilakukan oleh beberapa pihak yang berkepentingan berikut
ini :
1. Internal Auditor
2. Akuntan Pemerintah
Komentar
Posting Komentar